Menu Click to open Menus
Home » Artikel » Kisah » Memelihara Penyakit Demi Gengsi

Memelihara Penyakit Demi Gengsi

(37 Views) August 10, 2017 2:26 pm | Published by | No comment

Saya tulis artikel Memelihara Penyakit Demi Gengsi ini sekedar ingin sharing pengalaman dengan Anda, yang siapa tahu ada manfaatnya.

Ceritanya begini…

Ada seseorang yang saya ketahui sedang menderita penyakit kanker payudara. Sudah pernah melakukan kemoterapi entah 2 atau 3 kali.

Pertama, karena saya kasihan melihat kondisi fisik yang bersangkutan, dan kedua karena saya pernah merasakan langsung khasiatnya, maka saya coba menyarankan dia untuk minum produk X.

Hanya menyarankan saja. Maksud saya, saya tidak menawarkan atau mengatakan bahwa saya jualan produk X. Karena memang waktu itu saya belum kepikiran untuk jualan karena masih sibuk dengan pekerjaan.

Saya hanya mengatakan bahwa saya pernah mengalami sakit tertenu hampir 2 tahun tidak sembuh melalui dokter, tapi setelah minum produk X alhamdulillah sembuh. Saya berharap dia juga bisa cocok minum produk X, dan kalau mau saya bisa beri dia alamat stokistnya.

Tapi diluar dugaan, jawabannya simple saja, “Tidak punya uang”. Wow !

Saya benar-benar heran, untuk membeli dan mencoba khasiat produk X hanya butuh Rp 350.000, dan saya yakin dia pasti mampu, tapi malah bilang tidak punya uang ? Whats wrong ?

Dan memang benar, giliran dia harus kemoterapi lagi, dia tetap melakukannya tanpa ada istilah tidak punya uang.

Saya dulu waktu pertama kali tahu produk X, langsung sana-sini cari informasi lokasi stokist untuk mendapatkan produk itu. Walaupun saat itu saya mampu untuk berobat rutin ke dokter spesialis dengan membayar 2 atau 3 kali lipat harga produk itu, dan bisa di-reimburse ke perusahaan tempat kerja saya.

Namun karena motivasi saya waktu itu hanya satu, ingin sembuh, tak perduli dengan cara apapun atau melalui perantara apapun, maka saya tetap ingin mencoba produk X tersebut.

Saya memiliki keyakinan, jika Allah berkenan, suatu penyakit bisa sembuh walaupun tanpa harus melalui pernantaraan dokter.

Dan sayapun tak perduli dengan khasiatnya, apakah memang benar manjur seperti testimoni-testimoni yang ada atau hanya bohong belaka. Bagi saya saat itu yang penting mencoba dulu.

Kalaupun tidak ada pengaruhnya saya rela, tokh uang 350 ribu tidak bakal membuat saya bangkrut. Daripada terus-terusan hidup berpenyakit !

Namun syukur Alhamdulillah, ternyata Allah berkenan menjadikan produk X sebagai perantara kesembuhan penyakit saya itu.

Dari kejadian di atas akhirnya saya jadi kepikiran, jangan-jangan orang itu gak mau mencoba produk X tersebut hanya karena gengsi, menganggap produk abal-abal sehingga lebih rela terus menderita daripada mencobanya dan berpikir positif.

Benar-benar sangat disayangkan andai saja yang ada dalam pikiran dia seperti itu.

Apalagi dalam kondisi sebenarnya dia memang mampu. Memang seberapa besar pengaruh uang 350.000 dalam kehidupannya ?

Artinya, kalaupun memang tidak merasakan efek apapun dari produk itu, tokh uang 350.000 itu tidak akan menjadikannya miskin. Sebaliknya, kalau ternyata terasa khasiatnya, selain kondisinya bisa terus membaik, diapun tentu tidak perlu lagi mengeluarkan uang lebih besar untuk biaya pengobatan.

Ya, kadang orang memang memiliki pikiran yang aneh-aneh. Sayang dengan uang sedikit dan malah lebih rela mengeluarkan uang lebih banyak sementara kondisi kesehatannya tidak berubah.

Dan kejadian itu bukan terjadi hanya pada satu kasus. Ada beberapa kasus lain yang saya alami dimana orang tetap lebih rela mengeluarkan uang jutaan rupiah untuk membayar dokter daripada mencoba produk X yang hanya Rp 350.000.

Padahal penjelasan tentang produk baik asal-usulnya, kandungannya, bukti-bukti khasiat dan manfaatnya, serta rekomendasi para dokterpun telah disampaikan dengan jelas. Tapi tetap saja tidak percaya.

Jadi rasanya memang tidak salah jika saya berpikir bahwa masih ada orang-orang aneh yang rela memelihara penyakit hanya demi sebuah gengsi. Atau pemikirannya yang kurang smart ? Entahlah !

Mudah-mudahan saja Anda semua tidak memiliki pemikiran seperti itu. Semoga bermanfaat !

produk X = Milagros

This post was written by Admin
About

Blogger, konsumen & member bisnis air kesehatan Milagros.

No comment for Memelihara Penyakit Demi Gengsi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *